Gaji PNS Golongan terendah di DKI jakarta adalah 12
juta perbulan mulai tahun 2015
seiring dengan adanya pemerintah DKI Jakarta akan menetapkan sistem penggajian baru bagi PNS di tahun
2015.
Seperti informasi pemberitaan yang
dilansir dari media televisi, bahwasannya Pemprov DKI Jakarta menjanjikan sistem
penggajian baru untuk meningkatkan kinerja para PNS. Dengan memberlakukan jam
kerja fungsional, maka PNS dengan golongan terendah akan bisa membawa
pulang Rp 12 juta.
1.
Gaji
PNS TNI POLRI Naik Tahun 2015
Gaji PNS TNI POLRI naik sebesar 6
persen dan uang makan juga naik di tahun 2015 ini adalah telah masuk di dalam anggaran Rancangan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014-2015. Besaran kenaikan gaji PNS ini adalah berjumlah 6% dari jumlah
gaji pokok yang diterima oleh para pegawai negeri sipil, anggota polri dan
anggota TNI.
Peraturan Pemerintah (PP) kenaikan gaji PNS 6% terkait
dengan peraturan gaji pegawai negeri sipil memang belum dikeluarkan secara
resmi. Karena memang bila resmi dikeluarkan kepastian naiknya gaji para pns tni
polri 2015 akan segera bisa diturunkan dan diumumkan secara luas pada
masyarakat.
Daftar tabel gaji pns tni polri 2015
dan juga besaran kenaikan gaji pns tni polri sebesar 6% di tahun 2015 dan juga
PP kenaikan gaji PNS 2015 ini adalah merupakan informasi yang banyak juga
dinantikan oleh para pegawai negeri sipil, para anggota tni polisi aktif yang
akan mulai mendapatkan gaji yang naik per 1 Januari 2015 nantinya.
Dalam RAPBN 2015 pemerintah kembali menaikkan gaji dan uang makan PNS sebesar enam persen. Kenaikan tersebut termasuk kepada Polisi/TNI dan berlaku di 2015. Adapun alasan kembali menaikkan uang makan dan gaji pokok para abdi negara tersebut agar pada tahun depan kinerja PNS dapat lebih efektif.
Dalam RAPBN 2015 pemerintah kembali menaikkan gaji dan uang makan PNS sebesar enam persen. Kenaikan tersebut termasuk kepada Polisi/TNI dan berlaku di 2015. Adapun alasan kembali menaikkan uang makan dan gaji pokok para abdi negara tersebut agar pada tahun depan kinerja PNS dapat lebih efektif.
2.
Gaji
PNS Jakarta 2015
Terkait dengan pemberitaan dan
informasi yang disampaikan oleh Gubernur Jakarta Ahok seperti yang dilansir dari
detik.com berikut ini adalah pernyataan ahok bahwa gaji pns di jakarta untuk
golongan PNS paling rendah adalah 12 juta perbulan. "Jadi nanti kita hitung
prestasinya per poin. Golongan terendah di DKI kira-kira akan dapat Rp 12 juta
per bulan dengan sistem kerja fungsional," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2014).
I Made Karmayoga selaku Kepala Badan
Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menjelaskan tentang kinerja PNS diukur sesuai kerjanya.
Sehingga hal ini juga maka mulai tahun depan jabatan fungsional PNS pada tahun
2015 akan diperluas. Berikut penuturan dan penjelasan dari I Made Karmoyoga
terkait dengan hal ini. "Jadi
misalnya dia kerja membuat SK, satu SK 10 poin. Kalau satu hari dia dapat 5 SK
berarti 50 poin. Nah satu poin dikalikan sekian rupiah. Itu menjadi tunjangan
dinamis yang mereka dapat selain tunjangan statis seperti TKD sesuai tingkat
golongan,".
Tahap awal, mekanisme kerja fungsional ini akan diterapkan di Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (PTSP) tinggat Kelurahan, Kecamatan, dan Wali Kota. Selain
itu jabatan seperti kepala seksi juga akan digantikan sesuai dengan ahli
profesi.
"Contohnya di bawah Kepala UPT Museum nanti tidak lagi kepala seksi, tapi kuratoe, ahli geologi, dan ahli sejarah. Jadi jabatan kepala seksi itu kita pangkas, profesinya yang kita kembangkan, tapi dengan catatan ahli-ahli ini harus punya sertifikat," jelasnya.
"Contohnya di bawah Kepala UPT Museum nanti tidak lagi kepala seksi, tapi kuratoe, ahli geologi, dan ahli sejarah. Jadi jabatan kepala seksi itu kita pangkas, profesinya yang kita kembangkan, tapi dengan catatan ahli-ahli ini harus punya sertifikat," jelasnya.
Menurut
saya, penaikkan gaji PNS dijakarta memiliki dua nilai, yaitu nilai positif dan
nilai negatif. Jika dilihat dari nilai positifnya yaitu pemerintah memberikan
apresiasi kepada PNS-PNS yang selama ini berjuang keras untuk mendapatkan
sertifikasi dengan adanya penaikkan gaji. Jika dilihat nilai negatifnya yaitu
semua orang memiliki salah motivasi untuk mendapatkan sertifikasi (PNS)
tersebut. Contohnya : semua masyarakat berbondong-bondong dan melakukan apa
saja untuk mendapat setifikasi. Karena gajinya besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar